Pemerintahan
Terima Kunjungan Bupati Banyumas, Bupati Maryoto Shearing Rencana Pendirian MPP di Tulungagung

Memontum Tulungagung – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menerima kedatangan tamu dari Bupati Banyumas. Kunjungan kerja itu, sebagai tindak lanjut kerja kedinasan, yang salah satunya mengenai Pemkab Tulungagung yang belajar banyak soal pengelolaan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Banyumas. Sekedar diketahui, selama ini Banyumas menjadi kabupaten nomor wahid dalam pelaksanaan MPP di Indonesia.
“Dari adanya MPP, banyak hal yang bisa dimudahkan untuk layanan kepada masyarakat. Contohnya, seperti pembuatan KTP, SIM, mengurus IMB dalam satu tempat yaitu MPP,” kata Bupati Maryoto Birowo di Pendopo Kongas Arumingbongso, Senin (08/08/2022) tadi.
Bupati asli kelahiran Kota Marmer ini menambahkan, kelebihan MPP bisa juga terkait pelaporan-pelaporan mengenai monitoring center dan berkaitan informasi. Pihaknya masih merencanakan, untuk pembangunan MPP di Balai Rakyat atau tepatnya di utara Alun-alun Tulungagung.
Baca juga:
- Miliki Berbagai Program, Baznas Tulungagung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
- Ajak Warga Bijak dalam Pinjaman Online, Kemenkominfo Gelar Diskusi Digital di Kalidawir Tulungagung
- Bahas Tips dan Trik Cek Berita Palsu, Kemenkominfo Gelar Diskusi Kuring di Acara Tenggur Expo Tulungagung
- Tabrakan Dua Perahu di Pantai Gladak Tulungagung, Empat Korban Ditemukan Meninggal
- Kemenkominfo Bahas Tantangan Transformasi Digital bagi Kemajuan Perekonomian di Balai Desa Pojok
Namun, rencana itu masih akan menunggu penyelesaian sengketa lahan yang menjadi aset daerah. Yaitu, lahan yang ditempati Ruko Belga, yang saat ini masih menunggu putusan perkara di pengadilan. “Kita pakai Balai Rakyat, ya itu sementara. Nanti tetap di sana, karena belum tuntas permasalahannya. Nanti kalau (Belga) sudah eksekusi, maka bisa digunakan,” paparnya.
Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengungkapkan ada beberapa hal yang harus dipelajari dalam kunjungan ini. Salah satunya, dengan Penerimaan Anggaran Daerah (PAD). Karena, penduduk Kabupaten Banyumas lebih besar daripada Tulungagung.
“Tetapi, pendapatan asli daerah di sini jauh lebih banyak dari kita. Berarti, di kita ada yang kurang dan yang kurang itu dimana lagi kita pelajari,” ungkap Bupati Achmad Husein.
Selain PAD, dirinya mengaku Kabupaten Tulungagung, juga memiliki kelebihan dari sektor UMKM. Sehingga, Pemkab Banyumas mengajak Ketua Dekranasda, untuk belajar banyak bagaimana dalam pengembangan UMKM.
“Sebagus ini untuk bisa ditiru di Banyumas. Termasuk, dari sektor pariwisata yang di dalamnya, ada ibu-ibu dari Dinas Pariwisata,” paparnya. (jaz/gie)

Hukum & Kriminal7 tahunProgram DAK Renovasi Pembangunan Kelas Sekolah Dasar Diduga Bermasalah
Pemerintahan6 tahunPembersihan Bekas Pengerjaan Mulai Dilakukan
Pemerintahan6 tahunKerja Nyata TNI yang Tanpa Batas
Kabar Desa6 tahunKaryono Semangat Bantu Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong Septiktank
Berita6 tahunMengukir Karya dengan Prestasi
Berita6 tahunBangun MCK RTLH Dengan Guyub Rukun
Berita6 tahunLincah dan Trengginas Wujud Tukang Profesional
Hukum & Kriminal3 tahunPNS Tulungagung Ditemukan Meninggal di Hotel Trenggalek bersama Teman Wanita















